close

Ad Code

Asbabun Nuzul An Nisa Ayat 58


Asbabun Nuzul An Nisa Ayat 58

asbabun nuzul Q.S An-nisa ayat 58

1. asbabun nuzul Q.S An-nisa ayat 58


hukum keluarga kewajiban para wahsi terhadap asuhannyadan kewajiban para wali terhadap orang yang dibawah perwaliannya karena ada seorng murid yang tingkah lakunnya keterlaluan

2. asbabun nuzul an nisa ayat 135


بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِJawaban

as suddi ra. menuturkan bahwa

suatu hari,seorang kaya dan

seorang miskin yang bersengketa

datang menghadap rasulullah saw.

Ternyata, rasul saw. lebih membela

orang yang miskin. beliau

beranggapan, bahwa orang yang

miskin tidak mungkin akan

menzalimi yang kaya. atas sikap rasul saw.

itu, allah menegur beliau melalui ayat ini

(HR. Ibnu abi hatim. Lihat Qurtubi:2/2074).

sumber dari Quran

والله أعلمُ

3. Asbabun nuzul An nisa ayat 59


Dalam suatu riwayat dari Imam Bukhari dikemukakan bahwa turunnya Q.S. An-Nisa /4: 59 berkenaan dengan diutusnya Abdullah bin Hudzafah bin Qais oleh Rasulullah sebagai pemimpin suatu pasukan. Dan menurut Al Hafidz Ibnu Hajar Al-Asqalani, kisah Abdullah bin Hudzafah bin Qais ini menjadi sebab turunnya Q.S. An-Nisa [4] :59 karena adanya batasan saat taat kepada perintah (pimpinan) dan menolak perintah untuk terjun ke dalam api. Pada saat ini, mereka memerlukan petunjuk berkenaan dengan apa yang harus mereka lakukan. Dan ayat ini turun memberikan petunjuk kepada mereka, apabila berbantahan (berselisih pendapat), hendaknya kembali kepada Allah dan Rasul-Nya.

4. asbabun nuzul dari surat an Nisa ayat 146


ada di alquran yah oke bye!!!!!

5. Jelaskanlah Asbabun Nuzul Surat An Nur ayat 58


budak itu adalah pembantu yang belum merdeka tapi kalau di indonesia ini bukan budak melainkan pembantu dan mereka sudah merdeka semua (bebas dari suruhan itu namanya merdeka). kenapa harus minta ijin dulu karena budak itu bagaikan barang yang sangat berharga, kalau barang kamu yang sangat berharga ilang pasti merasa kebingungan iya kan makanya budak juga sama cuman lebih mulya.

6. Asbabun nuzul surah an-nisa ayat 59


Asbabun al-Nuzul adalah alasan yang mendasari suatu ayat al qur'an turun ke Bumi . Asbabun al-Nuzul dari surah an-nisa ayat 59
"Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taati Rasul-Nya dan Ulil Amri di antara kamu, kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu maka kembalikannya ia kepada Allah (Al-Qur'an) dan Rasul (sunnahnya) jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari akhir, yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya." (An-Nisa : 59)

7. Asbabun nuzul surat an nisa ayat 59 brainly


Bahwa asbabun nuzul surat An-Nisa ayat 59 ini berhubungan dengan peristiwa sahabat Abdullah bin Hudzafah bin Qais. Ketika beliau diutus oleh Nabi Muhammad untuk memimpin pasukan perang. Ketika Abdullah memerintahkan para pasukan untuk mengumpulkan kayu untuk dibakar. Maka ketika api tersebut sudah menyala, Abdullah menyuruh para sahabat untuk memasuki api tersebut. Maka ada salah satu pasukan yang bertanya? Sesungguhnya jalan keluar dari api ini hanyalah Nabi Muhammad.

Oleh karna itu jangan tergesa-gesa sebelum menemui beliau. Maka jika Nabi Muhammad memerintahkan kepada kita semua untuk memasuki api ini, maka akan aku masuki api tersebut.

Pergilah para pasukan menghadap kepada Nabi Muhammad, kemudian menceritakan hal tersebut. Maka Nabi Muhammad melarang memasuki api tersebut serta menegaskan bahwa ketaan hanyalah dalam kebaikan.


8. pengertian asbabun nuzul surat an nur ayat 58


budak itu adalah pembantu yang belum merdeka tapi kalau di indonesia ini bukan budak melainkan pembantu dan mereka sudah merdeka semua (bebas dari suruhan itu namanya merdeka). kenapa harus minta ijin dulu karenabudak itu bagaikan barang yang sangat berharga, kalau barang kamu yang sangat berharga ilang pasti merasa kebingungan iya kan makanya budak juga sama cuman lebih mulya.

9. 3. Tulislah asbabun nuzul an nisa dari ayat 17 tersebut!tolong bantu jawab​


Jawaban:

إِنَّمَا التَّوْبَةُ عَلَى اللَّهِ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ السُّوءَ بِجَهالَةٍ ثُمَّ يَتُوبُونَ مِنْ قَرِيبٍ فَأُولئِكَ يَتُوبُ اللَّهُ عَلَيْهِمْ وَكانَ اللَّهُ عَلِيماً حَكِيماً (17)

Penjelasan:

Artinya, “Sungguh tobat yang pasti diterima oleh Allah hanyalah bagi orang-orang yang melakukan keburukan dalam kondisi bodoh, kemudian mereka bertobat dari waktu yang dekat, maka mereka itulah yang Allah terima tobatnya, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”

semoga membantu dan maaf jika mungkin Jawabannya salah


10. apa keterkaitan antara asbabun nuzul Q. S AN-NISA 59 dengan arti ayat itu sendiri?


Wanita (An-Nisā'):59 - Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.

Maaf jika salahAsbabun nuzul Q. S AN-NISA 59 adalah Ibnu Abbas mengatakan, bahwa ayat ini diturunkan sehubungan Dengan Abdullah bin Hudzafah bin Qais, ketika ia diutus Rasullah untuk memimpin suatu pasukan perang. (HR. Bukhari).
=> SEMOGA MEMBANTU

11. jelaskan asbabun nuzul surah an-nisa ayat 59


Ayat ini turun ketika terjadi sengketa di antara seorang Yahudi dengan seorang munafik. Orang munafik meminta kepada Kaab bin Asyraf agar menjadi hakim di antara mereka sedangkan Yahudi meminta kepada Nabi Muhammad. lalu kedua orang yang bersengketa itu pun datang kepada Nabi Muhammad, beliau memberikan kemenangan kepada orang Yahudi. Karena si munafik tidak terima, mereka mendatangi Umar, Yahudi pun menceritakan persoalannya. Kata Umar kepada si munafik, “Benarkah demikian?” “Benar,” jawabnya. Maka orang itu pun dibunuh oleh Umar.


12. asbabun nuzul an nisa 36 secara jeelas


Jawaban:

Dalam ayat 36 tersebut, Allah menjelaskan kewajiban-kewajiban bagi seorang Muslim yang secara garis besarnya ada tiga macam. Ketiga macam kewajiban tersebut adalah :

1. Kewajiban kepada Allah, yaitu menyembah dan tidak mempersekutukannya.

2. Berbuat baik kepada kedua orang tua

3. Berbuat baik kepada masyarakat, yaitu kepada keluarga dekat, tetangga dekat dan jauh, kepada orang yang berada dalam perjalanan, dan berbuat baik kepada orang-orang yang berada di bawah tanggungannya.

Dari ayat ini jelas bahwa manusia sebagai makhluk sosial tidak hanya berkewajiban menyembah Allah SWT, akan tetapi ia juga harus memiliki sifat peduli terhadap masyarakat di sekitarnya, sehingga boleh dikatakan bahwa ibadah seseorang tidak akan sempurna bila tidak dibarengi dengan kepedulian terhadap keadaan masyarakat sekitarnya. Sebab kalau dilihat dari segi bahasa, rangkaian perintah tadi menggunakan kata sambung wa ( artinya=dan).

Maksudnya, kalau perintah menyembah Allah itu wajib maka berbuat baik kepada kedua orang tua, kerabat, anak yatim, dan sebagainya juga wajib. Ayat itu diakhiri dengan “Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri”. Karena orang yang sombong senantiasa meremehkan semua hak orang-orang lain, memandang orang lain rendah dan hina.

Sifat angkuh dan sombong jelas akan menjauhkan seseorang dari masyarakat dan tidak disenangi oleh masyarakat, sehingga akhirnya hubungan harmonis antar sesama manusia menjadi sirna. Bila hubungan antar manusia tidak lagi berjalan dengan harmonis maka hilanglah salah satu sifat manusia sebagai makhluk sosial. Oleh karena itu, sifat sombong sangat dibenci oleh Allah SWT.

Maaf klo kepanjangan^_^


13. Bagaimana asbabun nuzul quran surat an nisa ayat 59 menurut Ibnu Abbas


Ayat 59, yaitu firman Allah ta’ala,
“Hai orang-orang yang beriman, ta’atilah Allah dan ta’atilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur’an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.” (an-Nisaa’: 59)

Sebab Turunnya Ayat
Al-Bukhari dan yang lainnya meriwayatkan bahwa Ibnu Abbas berkata, “Ayat ini turun pada Abdullah bin Hudzafah bin Qais ketika dia diutus oleh Nabi saw. bersama satu pasukan.”

#maafklosalah
#semogamembantu

14. Sebutkan Asbabun nuzul an nisa ayat 146 al baqarah ayat 153 dan al imran ayat 134!


an nisa 146 = kecuali orang orang yang taubat dan mengadakan perbaikan dan berpegang teguh pada agama allah dan tulus ikhlas mengerjakan agama mereka karena allah. maka mereka itulah adalah bersama sama orang yang beriman dan kelak allah akan memberikan kepada orang orang yang beriman pahala yang besar.
al baqarah 153= hai orang orang yang beriman , jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu , sesungguhnya allah beserta orang orang yang sabar
al imran 134 = yaitu orang orang yg menafkakan , baik diwaktu lapang maupun diwaktu sempit , dan orang orang yang menahan amarahnya dan memaafkan orang. allah menyukai orang orang yg berbuat kebajikan

15. asbabun nuzul an nisa ayat 29-31​


Allah melarang hamba-hamba-Nya yang beriman memakan harta sebagian mereka tehadap sebagian lainnya dengan bathil, yaitu dengan berbagai macam usaha yang tidak syar’i seperti riba, Judi dan berbagai hal serupa yang penuh tipu daya, sekalipun pada lahiriahnya cara-cara tersebut berdasarkan keumuman hukum syar’i, tetapi diketahui oleh Allah dengan jelas bahwa pelakunya hendak melakukan tipu muslihat terhadap riba. Sehingga Ibnu Jarirberkata: “Diriwayatkan dari Ibnu `Abbas tentang seseorang yang membeli baju dari orang lain dengan mengatakan jika anda senang, anda dapat mengambilnya, dan jika tidak, anda dapat mengembalikannya dan tambahkan satu dirham.” Itulah yang difirmankan oleh Allah: laa ta’kuluu amwaalakum bainakum bil baathili (“Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang bathil.”).


16. asbabun nuzul quran surat an nisa ayat 59


Asbabu al-Nuzul merupakan alasan yang mendasari suatu ayat al qur’an turun ke bumi. Arti dari surat an nisa ayat 59 yaitu “Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasul (Muhammad), dan Ulil Amri (pemegang kekuasaan)) di antara kamu. Kemudian, jika kamu berbeda pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah kepada Allah (al-Qur’an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.”

Nah, asbabun nuzul quran surat an nisa ayat 59 ialah ketika terdapat perdetaban antara seorang Yahudi dengan seorang munafik. Kaab bin Asyraf diminta Si munafik untuk bersedia menjadi hakim di antara mereka sedangkan Yahudi meminta kepada Nabi saw. Nabi saw. yang memberikan penjelasan kepada orang Yahudi. Karena tidak terima atas penjelasan Nabi Muhammad maka Si munafik berkunjung kepada Umar Umar pun bertanya pada si munafik, apakah benar yang ia katakan tersebut.Si munafik menjawab iya. Akhirnya Umar membunuh Si munafik tersebut.

PEMBAHASAN LEBIH LANJUT:

Hal yang mendasari surat annisa 59 turun

Rasulullah saw. mengangkatnya menjadi pemimpin dalam sariyyah (perang yang tidak diikuti oleh Rasulullah Saw.). As-Sady berpendapat bahwa ayat ini turun berkenaan dengan Amr bin Yasir dan Khalid bin Walid ketika keduanya diangkat oleh Rasulullah Saw. sebagai pemimpin dalam sariyah.

Al-Qur'an Surat an-Nisa ayat 59 meminta manusia untuk taat pada perintah Allah Swt., perintah Rasulullah Saw., dan ulil amri.

Kata ulil amri berasal dari kata umara, ahlul ‘ilmi wal fiqh (mereka yang memiliki ilmu dan pengetahuan akan fiqh). Sebagian ulama yang lain berpendapat bahwa sahabat-sahabat Rasulullah Saw. itulah yang dimaksud dengan ulil amri.

"ulil amri", yaitu:

a. umāra (para pemimpin yang konotasinya adalah pemimpin masalah keduniaan),

b. ulama dan fuqaha,

c. sahabat-sahabat Rasulullah Saw.,

d. dua sahabat saja, yaitu Abu Bakar dan Umar.

Mudah-mudahan hal ini cukup menjawab. Apabila ingin mempelajari lebih dalam, kakak sarankan untuk mempelajari juga hal berikut ini:

-bunyi surat annisa 58: brainly.co.id/tugas/15739630

- arti pentingnya taat pada pemimpin (ulil amri): brainly.co.id/tugas/ 11739124

- pesan pesan dari arti Al Quran : brainly.co.id/tugas/11672118

Mata pelajaran: BAHASA ARAB

Kelas: XII

Kategori: Jejak Sejarah (Al Qur’an)

Kata kunci: Asbabun nuzul,al quran,surat an nisa ayat 59

Kode kategori berdasarkan kurikulum KTSP: 10.3.4


17. Jelaskan asbabun nuzul surat an-nisa ayat 59


Asbabu al-Nuzul merupakan alasan yang mendasari suatu ayat al qur’an turun ke bumi. Arti dari surat an nisa ayat 59 yaitu “Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasul (Muhammad), dan Ulil Amri (pemegang kekuasaan)) di antara kamu. Kemudian, jika kamu berbeda pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah kepada Allah (al-Qur’an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.”

Nah, asbabun nuzul quran surat an nisa ayat 59 ialah ketika terdapat perdetaban antara seorang Yahudi dengan seorang munafik. Kaab bin Asyraf diminta Si munafik untuk bersedia menjadi hakim di antara mereka sedangkan Yahudi meminta kepada Nabi saw. Nabi saw. yang memberikan penjelasan kepada orang Yahudi. Karena tidak terima atas penjelasan Nabi Muhammad maka Si munafik berkunjung kepada Umar Umar pun bertanya pada si munafik, apakah benar yang ia katakan tersebut.Si munafik menjawab iya. Akhirnya Umar membunuh Si munafik tersebut.

18. Jelaskan Asbabun Nuzul Surat An Nur ayat 58?


Asbabun nuzul diturunkannya surat An-Nur ayat 58 ialah diriwayatkan bahwa Rasulullah saw meminta seorang anak bernama Mujid dari kaum Anshar untuk pergi ke rumah Umar bin Khattab untuk suatu keperluan.

Saat tiba, anak itu langsung mengetuk pintu dan masuk, padahal Umar di waktu itu sedang istirahat tidur. Umar terbangun dan segera duduk, akan tetapi ia belum sempat menutupi auratnya. Maka anak itu melihat apa yang tidak pantas dilihatnya. Atas kejadian itu Umar merasa sangat menyesal. IA Ia berpikir alangkah baiknya jika Allah Swt menurunkan ayat tentang melarang para bapak, anak-anak dan pembantu memasuki ke kamar kita pada waktu seperti ini, kecuali setelah meminta izin terlebih dahulu.

Lalu Umar bersama anak itu pergi ke rumah Rasulullah. Di sana, ia mengetahui dari Rasulullah jika ayat mengenai itu sudah turun. Umar lalu tersungkur sujud karena turunnya ayat ini. Karena inilah Allah menurunkan ayat mengenai adab sopan santun dalam rumah tangga.

Pembahasan

Berikut ini terjemahan dari Q.S An-Nur ayat 58:

Wahai orang-orang yang beriman! Hendaknya hamba sahaya (laki-laki serta perempuan) yang engkau miliki, dan orang-orang yang belum baligh (dewasa) di antara kamu, meminta izin kepada kamu pada tiga kali (kesempatan) yakni, sebelum shalat Subuh, ketika kamu menanggalkan pakaianmu (luar) di tengah hari dan setelah shalat Isya.(Itulah) tiga aurat (waktu) bagi kamu. Tidak ada dosa bagimu dan juga tidak (pula) bagi mereka selain dari (tiga waktu) itu; mereka keluar masuk melayani kamu, sebagian kamu atas sebagian yang lain. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat itu kepadamu. Dan Allah Maha Mengetahui, Maha Bijaksana.

Ayat di atas menjelaskan mengenai adab keluar masuk kamar orang tua.

Pelajari lebih lanjut

Materi tentang asbabun nuzul surat Al-Mujadillah ayat 11 https://brainly.co.id/tugas/4574824Materi tentang pengertian asbabun nuzul https://brainly.co.id/tugas/15297357Materi tentang definisi asbabun nuzul https://brainly.co.id/tugas/3473828

Detail jawaban

Kelas: IX

Mapel: PAI

BAB: 1

Kode: 9.14.1

#AyoBelajar


19. asbabun nuzul surah al-ahzab ayat 58​


Jawaban:

وَالَّذِينَ يُؤْذُونَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ بِغَيْرِ مَا اكْتَسَبُوا}

Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat. (Al-Ahzab: 58)

Yakni mereka melancarkan tuduhan buruk terhadap orang-orang mukmin dan mukminat yang pada hakikatnya bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka itu, padahal orang-orang mukmin dan mukminat tidak tahu menahu dan tidak pernah melakukannya.

{فَقَدِ احْتَمَلُوا بُهْتَانًا وَإِثْمًا مُبِينًا}

maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata. (Al-Ahzab: 58)

Yakni merupakan suatu kedustaan yang besar bila mempergunjingkan orang-orang mukmin dan mukminat dengan sesuatu hal yang tidak pernah mereka lakukan, yang tujuannya ialah mencela dan mendiskreditkan mereka. Orang-orang yang paling banyak terkena ancaman ini adalah orang-orang yang kafir kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian kaum Rafidah.

Kaum Rafidah adalah orang-orang yang mendiskreditkan para sahabat dan mencela mereka, padahal Allah Swt. sendiri telah membersihkan mereka dari hal tersebut. Orang-orang tersebut telah menyifati para sahabat dengan hal-hal yang bertentangan dengan apa yang diberitakan oleh Allah Swt. tentang mereka. Allah Swt. telah memberitakan bahwa Dia telah rida kepada kaum Muhajirin dan kaum Ansar serta memuji sikap mereka. Akan tetapi, sebaliknya orang-orang yang jahil lagi bodoh itu mencela para sahabat, mendiskreditkan mereka, serta mempergunjingkan mereka dengan hal-hal yang para sahabat tidak pernah melakukannya salama-lamanya. Pada hakikatnya mereka sendirilah yang terbalik akal sehatnya karena mencela orang yang terpuji dan memuji orang yang tercela.

قَالَ أَبُو دَاوُدَ: حَدَّثَنَا القَعْنَبِيّ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ -يَعْنِي: ابْنَ مُحَمَّدٍ -عَنْ الْعَلَاءِ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّهُ قِيلَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، مَا الْغِيبَةُ؟ قَالَ: "ذكرُكَ أَخَاكَ بِمَا يَكْرَهُ". قِيلَ: أَفَرَأَيْتَ إِنْ كَانَ فِي أَخِي مَا أَقُولُ؟ قَالَ: "إِنْ كَانَ فِيهِ مَا تَقُولُ فَقَدِ اغْتَبْتَهُ، وَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِيهِ مَا تَقُولُ فَقَدْ بَهَتَّه".

Abu Daud mengatakan, telah menceritakan kepada kami Al-Qa’nabi, telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz ibnu Muhammad, dari Al-A'la, dari ayahnya, dari Abu Hurairah, bahwa pernah ditanyakan kepada Rasulullah, "Apakah gibah itu, wahai Rasulullah? Rasulullah Saw. menjawab: "Bila kamu menyebut-nyebut saudaramu dengan hal-hal yang tidak disukainya.” Ditanyakan lagi, "Bagaimanakah pendapatmu, jika pada saudaraku itu terdapat apa yang kukatakan?" Rasulullah Saw. menjawab, "Jika pada saudaramu itu terdapat apa yang kamu katakan, berarti kamu telah mengumpatnya. Dan bila pada saudaramu itu tidak terdapat apa yang kamu katakan, berarti kamu telah melancarkan tuduhan dusta terhadapnya.”

Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Imam Turmuzi, dari Qutaibah, dari Ad-Darawardi, kemudian Imam Turmuzi mengatakan bahwa hadis ini hasan sahih.

قَالَ ابْنُ أَبِي حَاتِمٍ: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ سَلَمَةَ، حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْب، حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ هِشَامٍ، عَنْ عَمَّارِ بْنِ أَنَسٍ، عَنِ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَة، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِأَصْحَابِهِ: "أيُّ الرِّبَا أَرْبَى عِنْدَ اللَّهِ؟ " قَالُوا: اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ. قَالَ: "أَرْبَى الرِّبَا عِنْدَ اللَّهِ استحلالُ عِرْضِ امْرِئٍ مُسْلِمٍ"، ثُمَّ قَرَأَ: {وَالَّذِينَ يُؤْذُونَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ بِغَيْرِ مَا اكْتَسَبُوا فَقَدِ احْتَمَلُوا بُهْتَانًا وَإِثْمًا مُبِينًا}

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ahmad ibnu Salamah, telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib, telah menceritakan kepada kami Mu'awiyah ibnu Hisyam, dari Ammar ibnu Anas, dari Ibnu Abu Mulaikah, dari Aisyah yang mengatakan bahwa Rasulullah Saw. pernah bersabda kepada para sahabatnya: "Riba apakah yang paling parah di sisi Allah?” Mereka menjawab, "Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.” Rasulullah Saw. bersabda, "Riba yang paling berat di sisi Allah ialah menghalalkan kehormatan seorang muslim.” Kemudian Nabi Saw. membacakan firman Allah Swt.: Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata. (Al-Ahzab: 58)


20. asbabun nuzul diturunkannya Q.S An-Nisa ayat 59 adalah?


hai orang-orang yang beriman taatilah Allah dan taatilah Rasul( nya) dan Ulil Amri diantara kamu kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang suatu maka kembalikan lah ia kepada Allah ( Al Qur'an) dan Rasul ( sunnahnya ) jika kamu benar benar berima kepada Allah dan hari kemudian yang demikian itu lebih utama( bagimu ) dan lebih baik akibatnya

Video Terkait Dengan Topik Diatas


Posting Komentar

0 Komentar