close

Ad Code

Resensi Novel Cahaya Cinta Pesantren


Resensi Novel Cahaya Cinta Pesantren

resensi buku novel cahaya cinta pesantren

1. resensi buku novel cahaya cinta pesantren



·        Unsur Instrinsik

ü  Tokoh dan Penokohan :

1.      Marshila Silalahi                  : Anak yang cerdas, agak nakal

2.      Ayah shila                             : Ayah yang penyayang kepada anak anaknya

3.      Mamak shila                         : Ibu yang sayang kepada anak anaknya

4.      Muhammad Alamsyah        : Kakak sulung dari Shila yang sangat pintar

5.      Adib Pratama                                    : Kakak kedua shila pintar

6.      Andika Putra                         : Kakak ketiga dari shila yang paling cerdas dari yang lain

7.      Cut Faradhilah                      : Teman Shila yang baik, sopan, dan pintar

8.      Aisyah                                    : Teman Shila yang ramah

9.      Sherli Amanda                      : Teman Shila yang baik hati dan pandai menari

10. Rifqie Al-Farisi                    : Laki-laki taman yang menjadi suami dari Shila yang baik dan peduli kepada isrinya Shila.

11. Muhammad Faris Audah     : Anak dari Shila dan Rifqie yang hebat, taat kepada orag tua.

 

ü  Alur:

1)     Maju:

Di bilang maju karena ada bukti-bukti yang menunjukkan bahwa Novel Cahaya Cinta Pesantren menggunakan alur maju (Hari demi hari terus berkejaran di bumi santri ini)

 

ü  Latar

Ø  Waktu                        :

1.      Sejak Kemarin          : (Sejak kemarin aku ingin membeli rujak nikmat warungnya yang berada di depan Istana Maimun)

2.      Hari itu                       : (Hari itu salah satu hari di musim hujan yang dingin ketika mamak mengantarku ke sebuah tempat yang asing)

3.      Minggu depan           : (“Minggu depan, bu! Karena seluruh calon santri dan santriwati akan menyantri selama seminggu…..”)

4.      Di tengah malam      : (……memergokiku sedang makan di tengah malam)

5.      Siang hari                  : (…..Aisyah itu hadir di antara kami ketika siang hari)

6.      Sore                            : (“….Nanti sore ayah ke sini lagi!”)

Ø  Tempat           :

1.      Istana Maimun                      : (Sejak kemarin aku ingin membeli rujak nikmat warungnya yang berada di depan Istana Maimun)

2.      Tempat yang asing               : (Hari itu salah satu hari di musim hujan yang dingin ketika mamak mengantarku ke sebuah tempat yang asing)

3.      Di kantin depan                    : (Ayah Aisyah mentraktir kami makan mie bakso di kantin depan)

4.      Masjid                                    : (Setelah itu, kami mandi dan bersiap lagi pergi ke masjid untuk menunaikan shalat magrib)

5.      Negara Sakura, Jepang        : (Atas kegigihan dan kecerdasannya mengantarkan Shila ke Negeri Sakura, Jepang)

Ø  Suasana          :

1.      Senang dan Bahagia : (Hari itu boleh dikatakan sebagai hari senang dan bahagia nasional sebab hampir semua orang…..)

2.      Sedih                          : (Aku mengurung diri di kamar dan terus-menerus menangis)

 

ü  Tema  :

Tema dari novel Cahaya Cinta Pesantren adalah Religi dan Romance

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

·        Unsur Ekstrinsik

Ira Madan terlahir di kota Medan, kota bandar terbesar di Sumatra. Master Jebolan jurusan operasi riset dari Universitas Sumatra Utara (USU) ini adalah guru matematika di Pondok Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah Medan.

Anak pertama dari empat bersaudara ini sangat gemar dengan dunia traveling khususnya ke alam, seperti hiking, tracking, rafting, divig, dan snorkeling. Selain itu, ira juga sangat tertarik dengan aneka ragam wisata kuliner di mana saja dengan label HALAL.

 

·        Isi Novel :

Dengan keterbatasan biaya orang tuanya, Shila tidak mungkin sekolah di SMA Swasta, jadi orang tuanya membujuk Shila agar masuk ke pesantren di Pesantren Al-Amanah. Dengan dunia pesantren yang amat ketat dan disiplin, Shila harus mencoba untuk beradaptasi. Di pesantren, Shila bersahabat dengan Manda, Aisyah dan Icut.

 

Dari ketiga sahabatnya, Shila merasa paling dekat dengan Manda karena keduanya sama-sama tidak betah berada di pesantren. Keduanya tanpa sepengetahuan yang lain pun kabur keluar dari pesantren, namun pada akhirnya takdir membawa mereka untuk kembali ke pesantren. Dari waktu itu, Manda pun akhirnya mantap untuk menjadi santri, sedangkan Shila masih belum begitu yakin.

 

Di masa pubernya Shila tersebut juga, dia harus terbawa perasaan dengan jatuh hati terhadap santri seniornya yang bernama Rifqie. Dengan berbagai konflik juga, Shila menjadi harus menghadapi berbagai rintangan dari persahabatan mereka yang menjadi runyam dan hingga Shila mendapat peringatan akan dikeluarkan dari pesantren di saat dirinya telah mulai benar-benar merasa nyaman di pesantren tersebut.

 

Hingga suatu saat Shila berhasil melalui semuanya karena terdapat pesan dari sang ayahnya ‘Kalau kita mencintai segala sesuatu karena Allah, maka kita tidak akan pernah kenal yang namanya kecewa atau sakit hati’ .

 

·        Kelebihan :

Sampul buku yang di gunakan sangat menarik, alur cerita yang mengalir sehingga mudah dipahami oleh pembaca,dan penggunaan kata yang mudah dipahami membuat novel ini menjadi bacaan yang menarik untuk dibaca. Sudah ada keterangan yang menjelaskan kata-kata yang berasal dari bahasa yang kurang dipahami, seperti bolang(Panggilan suku Karo yang berarti Kakek).

·        Kekurangan :

Banyak sekali kesalahan pengetikan. Dan juga penggunaan diksi yang terbatas,sering kali pengarang mengulang-ulang penggunaan diksi. Akhir ceritanya juga mudah ditebak,sehingga membuat bosan pembacanya dan menjadi kurang tertarik membacanya.

 

 

 

·        Kesimpulan :

Secara keseluruhan novel ini sudah bagus, ketika ada kekurangan, kekurangan novel tersebut di kurangi dengan cerita yang menyentuh hati para pembaca. Di tambah lagi cerita yang berlatarkan sebuah pesantren yang membuat kita mengetahui bagaimana menjalani kehidupan menjadi seorang santri.


2. Apa saran dari novel cahaya cinta pesantren?


novelnya aja gak tau apa lagi sifat kamu

3. cahaya cinta pesantren termasuk jenis novel?​


Jawaban:

Film drama

semogamembantu:)


4. meresensi novel cinta dalam diam​


Penjelasan:

ga pernah baca novelnya.


5. sudut pandang, gaya bahasa, amanat, kelebihan dan kekurangan dari novel cahaya cinta pesantren


sudut pandang,gaya bahasa,aamanat,kelebihaan dan kekurang mungkin ada diakhir cerita atau anda dapat menyimpulkannya dengan sendiri


6. kelebihan dan kekurangan novel cahaya cinta pesantren​


Jawaban:

Kelebihan :

Sampul buku yang di gunakan sangat menarik, alur cerita yang mengalir sehingga mudah dipahami oleh pembaca,dan penggunaan kata yang mudah dipahami membuat novel ini menjadi bacaan yang menarik untuk dibaca. Sudah ada keterangan yang menjelaskan kata-kata yang berasal dari bahasa yang kurang dipahami, seperti bolang(Panggilan suku Karo yang berarti Kakek).

Kekurangan :

Banyak sekali kesalahan pengetikan. Dan juga penggunaan diksi yang terbatas,sering kali pengarang mengulang-ulang penggunaan diksi. Akhir ceritanya juga mudah ditebak,sehingga membuat bosan pembacanya dan menjadi kurang tertarik membacanya.


7. Resensi novel kidung cinta sejati?


I. Identitas Buku

1. Judul : Laila Majnun

2. Pengarang : Nizami

3. Penerbit : Ilman Books

4. Kota terbit : Bandung

5. Tahun terbit : 2002

6. Cetakan : Cetakan ke-2

II. Sinopsis

Kisah ini diawali oleh perasaan cinta yang menggila dari seorang pemuda tampan, gagah dan penuh wibawa yang terkenal di kawasan kabilah bani amir, jazirah Arab, bernama Qais. Ia mencintai seorang wanita dari kabilah lain yang tak kalah terkenalnya, seorang wanita yang memiliki cahaya rembulan, ialah Laila. Begitu juga Laila sangat mencintai Qais.

Mereka menjalani kisah cinta secara sembunyi, karena pada waktu itu belum saatnya untuk mereka berdua memadu cinta. Tapi seiring berjalannya waktu kisah cinta itu pun akhirnya tak bisa disembunyikan lagi. Semua orang menjadi tahu kisah cinta mereka, termasuk orang tua Laila. Yang akhirnya mereka tidak bisa bertemu, menuangkan rindu.

Lama mereka tak bertemu, Qais sang pemuda tidak kuat menahan rasa cinta yang seperti bara itu. Ia pun menjadi seperti gila. Bertingkah dan berpenampilan aneh, hingga orang-orang menertawakan dan mencemoohnya. “inilah si majnun, si orang gila, majnun”. Majnun Terkadang menangis, terkadang tertawa. Tapi tangis atau tawanya selalu ia iringi dengan melantunkan kidung-kidung cinta untuk sang kekasihnya Laila. Syair-syair cintanya menyebar dari mulut ke mulut, dan akhirnya sampai juga di telinga Laila.

Mendengar kidung cinta yang begitu menyayat dari kekasihnya yang telah menjadi gila Laila hanya bisa menangis sendiri di dalam kamarnya. Karena ia harus menyembunyikan kesedihannya dari semua orang. Hingga Majnun semakin gila, semakin kehilangan pikiran dan hatinya. Tapi orang-orang di sekitarnya, termasuk sang sayid ayahnya tak bisa berbuat apa-apa. Berbagai cara telah di tempuh namun hasilnya sama saja. Pernah pula sang sayid melamar Laila, namun di tolak oleh orang tua Laila. Hingga Majnun pergi menyendiri, mengasingkan dirinya menyusuri padang pasir najd yang sangat berbahaya.

Tapi selama menuyusuri gurun, dari oase ke oase banyak orang yang mengikuti majnun, semata-mata karena hanya ingin mendengar kidung-kidung cinta yang senantiasa dilantunkan majnun. Bahkan ada seorang pemuda yang pandai sekali berperang yang simpati kepada majnun, ia berniat menolong majnun dengan memerangi kabilah Laila. Demi mendapatkan Laila untuk diserahkan kepada majnun. Namun semua usaha yang dilakukan orang-orang disekitar majnun sia-sia. Dan malah majnun semakin gila. Semakin lupa siapa dirinya, semakin tak mengenali semua yang ada di sekelilingnya.

Tapi kesendirian majnun segera berakhir, sebab majnun sudah mendapatkan banyak teman, semua binatang di gurun pasir najd menjadi sahabat majnun. Majnun seperti menjadi bagian dalam kehidupan bianatang-binatang itu. Bahkan menjadi tuannya. Ia tinggal di sebuah bukit yang terjal, yang tak mudah untuk bisa sampai sana. Tanpa selembar kainpun yang menutupi tubuhnya. Di sinilah puncak dari rasa kecintaannya pada Laila.

Dalam rasa kecintaan yang memuncak itu majnun mendapatkan berita yang tak pernah disangka-sangka. Laila menikah dengan seorang kaya yang tampan. Namun meskipun begitu cinta Laila tetap hanya untuk majnun. Begitu juga kehormatan sucinya. Kabar buruk yang lain adalah berita tentang ayahnya yang meninggal yang sebelum meninggalnya sempat mengunjungi majnun, memintanya untuk pulang. Lalu tidak lama kemudian sang Ibu tercintanya pun mengikuti jejak ayahnya, berpulang pada kuasa yang abadi. Inilah puncak kesedihan majnun.

Hingga suatu peristiwa yang terjadi, yang dapat membuat majnun kembali. Dan hizrah dari bukit di gurun pasir najd. Yaitu peristiwa yang membuat hati sanagat terluka, sangat menjerit. Lebih dari lukanya ketika kehilangan ayah dan ibunya. Yaitu ketika majnun mendengar kabar bahwa kekasihnya Laila telah meninggal, karena penyakitnya. Majnun segera pergi beserta semua sahabat binatangnya. Pergi menziarahi makam Laila. Lalu menangis sedemikian menjerit. Ia memeluk tanah kuburan Laila. Hingga majnun menghembuskan nafas terakhirnya di sana. Ia meninggal sambil memeluk kubur Laila.

Sepasang kekasih terbaring dalam kesunyian,

Disandingkan di dalam rahim gelap kematian.

Sejati dalam cinta, setia dalam penantian,

Satu hati, satu jiwa di dalam surga keabadian.


-maaf kalo salah





8. Resensi lengkap novel kisah cintaku yang malang


Jawaban:

Penulis : Cut Putri Khairani

Penerbit : Rain Book Publishing

Cetak : November 2019

Tebal : 246 halaman

ISBN : 978 -- 623 -- 90376 --

Penjelasan:

Maaf jika salah ya kak


9. Resensi novel berjudul bahwa cinta itu ada


novel berjudul taku kehilangan karya Mae

10. Tolong buatin resensi novel ketika cinta bertasbih !


Ini Resensi Novel Ketika Cinta Bertasbih 
Semoga Membantu ^^

11. resensi novel Cinta Tak Harus Memiliki


Resensi NovelDiposkan oleh Nur Lailis di 03.34

12. Gaya bahasa dari novel cahaya cinta pesantren beserta kutipannya


gaya bahasanya adalah mengajak untuk persaingan antara tropical dan moral

13. kelebihan dan kekurangan novel cahaya cinta pesantren


kelebihannya ceritanya sangat menarik,bnyak mengandung unsur2 islami,jalan ceeritanya nyambung
kekurangannya ada kata2 yang tidak di mengerti

14. resensi novel kemana cinta akan bermuara


Reserensi nya TENTANG JATUH CINTA :)

15. resensi novel bad girl in pesantren​


Jawaban:

Ada seorang siswi SMA bernama Tifany. Ia sangat keras kepala dan nakal di sekolahnya, ia selalu membuat masalah. Sampai-sampai ia tidak naik kelas karena masalah yang ia perbuat. Oleh karena itu Tifany dipindahkan ke pesantren oleh orang tuanya. Tifany dipindahkan ke pesantren bertujuan untuk merubah sikapnya menjadi lebih baik. Awalnya Tifany menolak untuk masuk ke pesantren tapi akhirnya ia menyetujuinya. Pada saat dua minggu pertama Tifany di pesantren ia sudah membuat banyak masalah, Sampai-sampai orang tuanya dipanggil ke pesantren. Sekeras apapun batu jika ditetesi air lama-kelamaan akan berlubang, begitu pun Tifany akhirnya bisa berubah menjadi lebih baik.

Penjelasan:


16. Resensi dari novel lelaki yang sangat mencintai istrinya


Jawaban:

saya tidak tahu karena saya tidak baca novel itu


17. kelebihan dan kekurangan novel cahaya cinta pesantren ​


Kelebihan :

Sampul buku yang di gunakan sangat menarik, alur cerita yang mengalir sehingga mudah dipahami oleh pembaca,dan penggunaan kata yang mudah dipahami membuat novel ini menjadi bacaan yang menarik untuk dibaca. Sudah ada keterangan yang menjelaskan kata-kata yang berasal dari bahasa yang kurang dipahami, seperti bolang(Panggilan suku Karo yang berarti Kakek).

       Kekurangan :

Banyak sekali kesalahan pengetikan. Dan juga penggunaan diksi yang terbatas,sering kali pengarang mengulang-ulang penggunaan diksi. Akhir ceritanya juga mudah ditebak,sehingga membuat bosan pembacanya dan menjadi kurang tertarik membacanya.

Maaf kalo salah

~tolong jadikan jawaban terbaik~


18. resensi novel melodi cinta yang melintasi waktu​


Jawaban:

dengan mengasih nya bunga dan sudah nya pergi ke pelaminan gampang kn

Penjelasan:

salam kenal dari dusun


19. resensi novel yang berjudul demi Allah aku mencintaimu​


Jawaban:

cari aja di YouTube kak

Penjelasan:

hhe


20. Amanat atau pesan dari novel cahaya cinta pesantren


Jawaban:

yuk kita mesantren karena mesantren itu indah


Video Terkait Dengan Topik Diatas


Posting Komentar

0 Komentar